Gelar rakerwil, Lazismu DKI Serahkan Bantuan bagi 21 Guru dan 2 Sekolah Muhammadiyah

05/26/2019

Gelar rakerwil, Lazismu DKI Serahkan Bantuan bagi 21 Guru dan 2 Sekolah Muhammadiyah
Lembaga Amil Zakat Persyarikatan Muhammadiyah DKI Jakarta dalam hal ini Lazismu menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di Hotel Balairung, Matraman, Jakarta. Rakorwil diikuti oleh Lazismu  se-DKI baik di tingkat pimpinan daerah, cabang dan rating maupun di tingkat amal usaha Muhammadiyah.
Rakorwil berlangsung pada 29 – 30 Maret 2019 dengan materi bahasan terkait fiqih zakat, manajemne kelembagaan dan program, serta strategi fundraising. Manager Regional Lazisu DKI Jakarta, Budi Fajrin mengatakan perhelatan ini merupakan amanah Lazismu Pusat.
Melalui Rakerwil ini, lanjut Budi sebagai ajang konsolidasi koordinasi dan komunikasi dengan semua unsur persyarikatan dan AUM. Selain itu, ada dua poin yang perlu disampaikan menurutnya, “Pertama soal optimalisasi pembentukan Lazismu di tingkat persyarikatan, kedua dalam rangka memperkuat komunikasi dan koordinasi” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Ketua PWM DKI  yang diwakili oleh Wakil Ketua Drs. H. Tjuandi mengungkapkan semua yang berpartisipasi haus mampu melakukan tafsir rukun Islam.
Tjuandi menilai bahwa amil dan pengurus Lazismu dalm konteks modern ini bukanlah peminta-minta dalam arti tekstual, melainkan seorang mujahid yang berjuang untuk pemberdayaan umat.
Pada kesempatan itu, Badan Pengurus Lazismu Nuryadi Widji Harjono mengatakan, partisipasi semua unsur persyarikatan merupakan sumber potensi gerakan zakat. “Termasuk ortom – ortom yang ada di Muhammadiyah dan mendorong gerakan zakat di tingkat gerakan ‘Aisyiyah” tandasnya.
Kantor layanan ini, lanjut nuryadi menjadi wadah koordinasi antar unsur si persyarikatan sehingga dapat memperkuat dakwah sosial dna pemberdayaan umat, ungkapnya.
Di sela-sela acara Rakerwil, Lazismu DKI menyerahkan bantuan yang disaksikan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI untuk Program Save Our School (SOS) kepada SD Muhammadiyah 52 Bukit Duri dan SD Muhammadiyah 16 Tanjung Lengkong, Jatinegara, Jakarta. Di samping itu, juga diberikan bantuan kepada 21 guru dalam program Peduli Guru.