GISI (Gerakan Infak Sayang Ibu) Untuk Senyum Perempuan Indonesia Programs | matahatimu.org
Kanker payudara dan kanker serviks merupakan penyebab terbanyak pertama dan kedua kematian perempuan akibat kanker. Jumlah pasien kanker payudara sebanyak 28,7 persen dari total pasien kanker. Di Indonesia, kanker payudara menjadi kasus kematian tertinggi dengan angka 21,5 per 100.000. Ayo Cegah Bersama.

DETAIL

BERITA

PENCAIRAN DANA

'Aisyiyah || 2019-03-11 10:33:53

GISI (Gerakan Infak Sayang Ibu) Untuk Senyum Perempuan Indonesia

Angka kematian ibu di Indonesia berada di angka 359 per 100.000 kelahiran hidup. Hal ini jauh dari target MDG’s tahun 2015 yang seharusnya hanya 102 per 100.000 kelahiran hidup. Sementara target SDG’s tahun 2030 adalah 70 per 100.000 kelahiran hidup.

Kanker payudara dan kanker serviks merupakan penyebab terbanyak pertama dan kedua kematian perempuan akibat kanker. Jumlah pasien kanker payudara sebanyak 28,7 persen dari total pasien kanker. Di Indonesia, kanker payudara menjadi kasus kematian tertinggi dengan angka 21,5 per 100.000.

Pasien kanker payudara maupun kanker serviks baru datang ke fasilitas kesehatan pada stadium lanjut. Amsih kurangnya kesadaran keluarga dan masyarakat untuk memperhatikan kesehatan reproduksi perempuan khususnya dukungan untuk melakukan pemeriksaan IVA/PapSmear dan Sadarnis (Periksa Payudara Klinis).

Tahukah Kita?

20 tahun ke depan jumlah kasus kanker pada wanita akan naik 6 x lebih cepat dibanding pria. Kanker payudara dari 54.833 (2014) menjadi 71.022 (2035).

Di Indonesia, jumlah penderita kanker akan melonjak 7 x lipat di tahun 2030. Kanker payudara dan kanker serviks menjadi penyakit kanker penyebab kematian permepuan no. 1 dan no. 2.

Apa yang sudah kita lakukan?

2014-2016 ‘Aisyiyah di 14 kabupaten telah melakukan :

- 6.263 tes IVA (Inpeksi Visual Asam Asetat)/Screening Ca Cervix

- 1.272 Tes Sadarnis (Periksa Payudara klinis)/Screening Ca Breast

2014-2016 ‘Aisyiyah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan telah memberikan pelatihan pemeriksaan IVA & Sadarnis : 347 tenaga kesehatan pemerintah tentang kesehatan reproduksi di 13 kabupaten.

‘Aisyiyah bekerja melakukan pendampingan dan sosialisasi di 6 propinsi, 16 Kabupaten/Kota 48 Kecamatan dan 96 Desa.

Tapi itu belum cukup..

Masih ada 100 juta perempuan yang belum terjangkau di 420 kebupaten di indonesia.

Tantangan Pencegahan Kematian Akiba Kanker

70% pasien datang saat stadium lanjut sehingga semakin kecil kemungkinan untuk sembuh.

Rendahnya akses perempuan pada layanan pemeriksaan IVA/Pap Smear dan Sadarnis

Hambatan personal dan budaya.

Apa Yang bisa Didukung untuk Program GISI ini?

Dukungan edukasi masyarakat tentang pencegahan kanker serviks dan payudara

Insentif biaya transport bagi kader untuk melakukan pendampingan kespro terutama di daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal)

Dukungan untuk pelatihan deteksi dini kanker serviks dan payudara bagi tenaga kesehatan

“Mobil Dini” untuk mendekatkan layanan deteksi dini bagi perempuan khususnya di daerah pelosok

Dukungan alat deteksi dini bagi fasilitas kesehatan

Dukungan deteksi kanker serviks dan payudara

Dukungan pelaksanaan Pink Blue Day

Ayo dukung program #GISI untuk perempuan Indonesia yang lebih sehat dan berdaya, caranya:

1. Klik Tombol orange “Donasi Sekarang”

2. Lakukan pengisian data

3. Transfer melalui bank pilihan Anda

4. Update berita dapat dilihat di www.matahatimu.org

Tanggal Pencairan Dana