Zakat Fitrah Programs | matahatimu.org
Membayar zakat fitrah jelang Idul Fitri di bulan Ramadan adalah hal wajib bagi semua muslim

DETAIL

BERITA

PENCAIRAN DANA

DKI JAKARTA || 2019-05-09 02:44:46

Zakat Fitrah

Zakat Fitrah adalah zakat yang diwajibkan kepada setiap muslim, baik lelaki maupun perempuan, tua ataupun muda, yang menjelang hari raya Idulfitri mempunyai kelebihan makanan pokok untuk sehari.

Jika seseorang adalah pencari nafkah, ia juga mesti membayar zakat fitrah untuk tanggungannya, seperti istrinya, anak-anak, atau kerabatnya. Diriwayatkan dari Abdullah Ibnu Umar, Nabi Muhammad telah mewajibkan zakat fitrah pada bulan Ramadhan atas setiap jiwa orang Muslim, baik merdeka ataupun budak, laki-laki ataupun wanita, kecil ataupun besar, sebanyak satu sha’ kurma atau gandum (H.R. Muslim).

"Tentang Zakat Fitrah", zakat fitrah adalah zakat untuk jiwa. Hal ini berlandaskan pada sabda Nabi Muhammad, "puasa bulan Ramadan digantungkan antara langit dan bumi, dan tidak akan diterima (dengan sempurna oleh Allah) kecuali dengan zakat fitrah".

Dengan memahami konteks sabda Nabi di atas, dapat dipahami bahwa seseorang yang menjalankan ibadah puasa Ramadan, tetapi kemudian meninggal sebelum 1 Syawal maka ia tidak dikenai zakat fitrah. Sebaliknya, jika ada bayi lahir pada hari terakhir Ramadan, maka ia dikenai zakat fitrah yang akan dibayarkan oleh orangtuanya.

Zakat fitrah dapat dibayar pada akhir Ramadan hingga menjelang salat id sehingga orang miskin yang membutuhkan, dapat menikmati Idulfitri. Jika seseorang membayar setelah salat id, maka itu akan terhitung sebagai sedekah, bukan zakat fitrah. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa Nabi Muhammad "mewajibkan zakat fitrah sebagai penyuci bagi orang yang berpuasa dari kata-kata tak berguna dan kotor, serta sebagai makanan bagi orang-orang miskin. Barangsiapa mengeluarkannya sebelum salat id maka itu adalah zakat yang diterima. Bila ia mengeluarkannya setelah salat id maka menjadi sedekah biasa.” (H.R. Abu Dawud)

Lazismu Gelar Rakorwil se-Aceh, Konsolidasi Menuju Audit

05/26/2019

Lazismu Gelar Rakorwil se-Aceh, Konsolidasi Menuju Audit
Lembaga amil zakat nasional yang tergabung dalam Lazismu se-Aceh mengggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) yang diselengarakan di Banda Aceh dari 9 – 10 Februari 2019.
Ketua Badan Eksekutif Lazisu Aceh, Iqbal Ramzani, menuturkan Rakorwil memiliki tiga rangkaian kegiatan di antaranya Rakor Lazismu se-Aceh untuk memantapkan proses audit eksternal oleh akuntan public, rapat kerja dan pelatihan aplikasi laporan keuangan. Ia berharap laporan konsolidasi laporan keuangan dapat berjalan lancer dan menghasilkan kebijaksanaan strategis.
Ketua Lazismu Aceh, Termizi Gadeng, menuturkan bahwa perkembangan Lazismu Aceh ditetapkan sebagai salah satu perwakilan Lazismu yang siap di audit bersama-sama Lazsimu Kalimantan Barat, Lazismu Kalimantan Timur dan Lazismu Sulawesi Selatan melalui surat resmi tertanggal 3 Januari 2019 perihal instruksi persiapan Audit KAP.

Gandeng GO-PAY, Lazismu dorong peningkatan ZIS Digital

05/17/2019

Kolaborasi filantrofi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara GOJEK GO-PAY dan Lazismu. "Pertama kali dilunucrkan pada 2015, Gojek telah berkembang menjadi super Apps yang membentuk ekosistem untuk saling menghubungkan jutaan konsumen dengan jutaan mitra pengemudi, mitra usaha (merchant) dan penyedia layanan (service provider).

Kami selalu mencari cara bagaimana membantu masyarakat menawarkan berbagai kemudahan, termasuk dalam berdonasi.

Dalam kesempatan itu, Ketua Badan pengurus lazismu Hilman Latief mengapreasi kolaborasi Lazismu GOJEK dan GO-PAY dalam memberikan kemudahan pada masyarakat untuk berdonasi. Lazismu senantiasa selalu mencari cara baru bagaimana mempermudah masyarakat berdonasi, termasuk memperkenalkan metoda zaka, infak dan sedekah non-tunai yang bekerjasama dengan GO-PAY.

Melalui metoda pembayaran zakat, infaq dan sedekah non-tunai ini. Akan tercatat dalam sistem kami sehingga menjadi lebih transparan. "Termasuk upaya kami juga dalam meningkatkan layanan kepada masyarakat" jelas Hilman.

Lebih lanjut kata Hilman dana yang terhimpun dari donasi melalui GO-PAY akan dimanfaatkan kepada mereka yang membutuhkan lewat program-program pendistribusian dan pemberdayaan zakat, infaq dan sedekah. Lazismu senantiasa mendorong setiap inovasi yag berupaya memudahkan orang untuk berzakat melalui berbagai layanan digital, baik digital banking, e-commerce maupaun financial technology.

Tanggal Pencairan Dana