Mari Bantu Rumah Tahfidz Al-Islam di Pedesaaan Programs | matahatimu.org
Mari Bantu Rumah Tahfidz Al-Islam Selamatkan Generasi Pedesaaan dengan Al-Qur’an

DETAIL

BERITA

PENCAIRAN DANA

LAZISMU PUSAT || 2019-06-06 05:14:42

Mari Bantu Rumah Tahfidz Al-Islam di Pedesaaan

Berangkat dari sebuah gagasan dan niat mulia dari para tokoh masyarakat dan Agama Dukuh Karangwuni, Desa Jambakan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten. Betapa pentingnya kita ikut berperan serta dalam menyelamatkan generasi penerus bangsa. Mengingat era digital yang begitu dahsyat dampaknya jika tidak mempunyai benteng keimanan yang kuat serta pengawasan teknologi yang mumpuni, begitu mudahnya menyajikan konten berdampak negatif yang dapat menggerogoti kwalitas moral dan akhlak anak.
Dimulai dengan wakaf tanah sebesar 1.232 m2 oleh Hamba Allah salah seorang tokoh masyarakat setempat mampu menggerakan hati masyarakat untuk bergotong royong membangun Rumah Tahfidz Qur’an & Gedung Keagamaan yang akan dijadikan sebagai pusat pembelajaran Al-Qur’an baik untuk anak-anak, pemuda maupun lansia serta menjadi gedung serbaguna untuk kegiatan pelatihan dan keberlangsungan dakwah Islam.
Bagai gayung bersambut langkah, langkah awal melalui wakaf tanah untuk menyelamatkan generasi masa depan disambut dengan baik oleh masyarakat. Pembangunan dengan bergotong royong tanpa pamrih sudah mulai dilaksanakan. Swadaya masyarakat telah dibangun, berjama’ah menitipkan sebagian harta di tengah-tengah kesederhanaan desa, memberikan tenaga tanpa mengharap bayaran untuk mereka. Alhamdulillah atas ijin Allah uang tunai mulai terkumpul, sebagian material pembangunan telah disediakan dan fondasi bangunan mulai didirikan. Namun dana yang telah dikumpulkan masih jauh dari kecukupan untuk menyelesaikan proyek pembangunan ini.
Kami ingin mengajak saudara-saudara seiman untuk ikut serta membangun Rumah Tahfidz Al-Islam dan Gedung Keagamaan demi menebarkan dakwah Islam dan menyelamatkan generasi penerus bangsa di masa depan. Mari abadikan harta kita dengan mewakafkannya di Jalan Allah.
Hidup bahagia mengalir pahala meski sudah tutup usia
إِذَا مَاتَ اإلِْنإسَانُ انإ قَطَعَ عَنإهُ عَمَلُهُ إِلا مِ إ ن ثَلاثَةٍ : إِلا مِ إ ن صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ ، أَإو عِلإمٍ
ي نُإ تَ فَعُ بِهِ ، أَإو وَلَدٍ صَالِحٍ يَ إ دعُو لَه “Jika manusia mati, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: (1) sedekah jariyah, (2) ilmu yang diambil manfaatnya, (3) anak shalih yang selalu didoakan orang tuanya.” (HR. Muslim, no. 1631)

Tanggal Pencairan Dana